Lembutnya Kebab Daging Unta
Kebab daging sapi, sudah tak asing lagi lah ya. Kebab daging ayam, ikan, kambing, juga sudah cukup akrab dengan lidah orang Indonesia. Tapi kebab daging unta?
Saya kurang tahu apakah di Indonesia ada yang jual kebab daging unta. Jadi wajar saja kalau masih banyak yang tidak tahu rasanya. Mungkin yang udah pernah menuniakan ibadah haji/umrah pernah ya?
Kata yang paham dunia kuliner di tanah Arab, daging unta bukanlah menu favorit masyarakat asli sana. Mereka justru lebih gemar dengan olahan daging kambing. Alasannya, daging unta teksturnya memiliki serat yang lebih besar dan lebih alot. Namun jika daging unta ada di tangan juru masak alias chef handal, daging unta akan bisa menjelma menjadi sajian nikmat dan tidak akan meninggalkan bau kurang sedap. Aroma daging unta itu mirip dengan domba, tetapi tidak terlampau kuat.
Bagi chef handal, mengolah daging unta menjadi sajian lezat bukan lagi menjadi masalah besar. Di tangan mereka, daging unta akan memiliki rasa seperti daging sapi namun sangat lembut dan tanpa lemak. Lho kok bisa? Mau tahu rahasianya?
Menurut yang sudah pernah melakukan investigasi, ada dua tips penting dalam pengolahan daging unta. Pertama, pilih daging unta pada bagian rusuk, pinggang dan punggung. Daging unta pada ketiga bagian inilah yang sensasi rasanya begitu lembut dan membuat siapapun akan ketagihan. Kedua adalah teknik memanggangnya. Harus sampai pada level well done alias benar-benar matang. Chef juga selalu menutup daging unta yang dimasak agar matang di tiap sudutnya. Kalau tidak demikian, tekstur daging unta akan keras dan tidak bisa dinikmati.
Bagaimana? Sudah siap travelling untuk berburu kebab daging unta?
Saya kurang tahu apakah di Indonesia ada yang jual kebab daging unta. Jadi wajar saja kalau masih banyak yang tidak tahu rasanya. Mungkin yang udah pernah menuniakan ibadah haji/umrah pernah ya?
Kata yang paham dunia kuliner di tanah Arab, daging unta bukanlah menu favorit masyarakat asli sana. Mereka justru lebih gemar dengan olahan daging kambing. Alasannya, daging unta teksturnya memiliki serat yang lebih besar dan lebih alot. Namun jika daging unta ada di tangan juru masak alias chef handal, daging unta akan bisa menjelma menjadi sajian nikmat dan tidak akan meninggalkan bau kurang sedap. Aroma daging unta itu mirip dengan domba, tetapi tidak terlampau kuat.
Bagi chef handal, mengolah daging unta menjadi sajian lezat bukan lagi menjadi masalah besar. Di tangan mereka, daging unta akan memiliki rasa seperti daging sapi namun sangat lembut dan tanpa lemak. Lho kok bisa? Mau tahu rahasianya?
Menurut yang sudah pernah melakukan investigasi, ada dua tips penting dalam pengolahan daging unta. Pertama, pilih daging unta pada bagian rusuk, pinggang dan punggung. Daging unta pada ketiga bagian inilah yang sensasi rasanya begitu lembut dan membuat siapapun akan ketagihan. Kedua adalah teknik memanggangnya. Harus sampai pada level well done alias benar-benar matang. Chef juga selalu menutup daging unta yang dimasak agar matang di tiap sudutnya. Kalau tidak demikian, tekstur daging unta akan keras dan tidak bisa dinikmati.
Bagaimana? Sudah siap travelling untuk berburu kebab daging unta?

Komentar
Posting Komentar